Yuk, Kenalan dengan Bipolar Disorder !

 #KawanImbang rasa-rasanya belakangan ini kita selalu mendengar istilah Bipolar yang beredar dari mulut ke mulut ataupun melalui sosial media bukan? Bahkan adapula yang mengklaim atau mengeluarkan Self-diagnosedbahwa mereka memiliki gangguan Bipolar. Katanya sih Bipolar itu merupakan gangguan mood (mood swing)yang terjadi pada diri seseorang, apa benar? So, langsung aja yuk simak artikel dari Imbang Diri kali ini!

Apa sih itu Bipolar Disorder?

Nah #KawanImbang perlu kalian tahu bahwa Bipolar Disorder merupakan gangguan otak yang bersifat ‘’siklik’’ dimana penderita akan mengalami perubaan suasana hati, energi, tingkat emosi sehingga menyebabkan penderita tidak dapat melakukan aktivitas sehari-harinya dengan baik. Nah untuk penyebab gangguan bipolar disorder itu sendiri, masih belum dapat diketahui dengan pasti nih #KawanImbang. Namun, secara umum berbagai faktor yang memengaruhi gangguan mental ini; yaitu faktor keturunan, faktor neurofisiologi, faktor lingkungan, faktor psikodinamik dan faktor biokimia. Berdasarkan Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder IV- text revised(DSM IV-TR), untuk klasifikasinya sendiri, gangguan bipolar dibagi menjadi empat jenis yaitu gangguan bipolar I, gangguan bipolar II, gangguan siklotimia, dan gangguan bipolar yang tak dapat dispesifikasikan.

Terdapat beberapa fase nih #KawanImbang pada Bipolar Disorder, yaitu Fase Manik (sangat bahagia) atau campuran manik, depresi (sangat sedih), dan normal.

FASE MANIK FASE DEPRESI
•       Mood meningkat (euforia, elasi, irritable)

•       Ide/waham kebesaran

•       Berkurangnya kebutuhan tidur

•       Bicara banyak (logore)

•       Pikiran berlompatan (flight of ideas)

•       Peningkatan goal directedness activities & Hiperaktivitas motorik

•       Mudah teralih

•       Peningkatan aktivitas beresiko (ngebut, investasi, aktivitas seksual, belanja, pelanggaran hukum dll)

•       Berlangsung minimal 7 hari

 

•       Mood menurun (murung, sedih berkepanjangan)

•       Energi berkurang dan mudah lelah

•       Sulit merasakan kegembiraan

•       Penurunan/peningkatan BB

•       Perlambatan / agitasi psikomotor

•       Ide/waham dosa, bersalah, nihilistik

•       Insomnia/hypersomnia

•       Rasa tidak berharga atau rasa bersalah berlebihan

•       Ide kematian/ bunuh diri

•       Sulit konsentrasi

•       Memiliki keinginan bunuh diri

•       Berlangsung minimal 2 minggu

Lalu, apa yang harus #KawanImbang lakukan jika orang terdekat kita terdiagnosis Bipolar Disorder? Nah yang Pertama; Pelajari banyak hal mengenai Bipolar Disorder, seperti yang kalian lakukan saat ini kan? Kita tahu, semakin banyak informasi semakin mudah kita dalam mengenali sesuatu. Tapi ingat yah #KawanImbang informasinya juga harus dari sumber yang terpercaya! Dengan begitu, kita bisa menyadari tanda-tanda apa saja yang terjadi pada penderita untuk dibantu mendapatkan pengobatan yang tepat dari tenaga professional!

Kedua,cari tahu apa yang menjadi pemicu gejala yang menyebabkan si penderita kambuh agar sebisa mungkin #KawanImbang bisa mempelajari bagaimana keadaan diri ataupun suasana hati mereka dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Ketiga, #KawanImbang harus tahu bahwa Komunikasi adalah Kunci!kita harus bisa saling menjaga komunikasi satu sama lain dan menjadi pendengar yang baik agar mereka tidak merasa sendiri, begitupun pada saat penderita sedang berada dalam kondisi tersulit mereka. Atau mungkin #KawanImbang bisa membantu penderita untuk bergabung dalam komunitas (support groups) yang dapat menjadi media pendukung bagi para penderita Bipolar Disorder untuk merasa nyaman dengan keadaan diri mereka.

Nah, gimana nih #KawanImbang udah kenal kan sama Bipolar Disorder? Jangan lupa untuk tetap menyadari keadaan diri dengan menjaga kesehatan fisik juga mental kalian yah, salam sehat! Love.Spirit.Inspire ~

 

Sumber:

American Psychiatric Association 2000, Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder, 4th Edition, Text Revision, Washington DC, American Psychiatric Association

American Psychiatric Association. (2013). DSM V (Diagnostic and Statistical Manual of Mental
Disorders V). Washington, DC : American Psychiatric Association.

BIPOLAR DISORDER IN ADULTS

Yadav Jaya*, Sharma Satish Kumar, Singh Lalit, Singh Tanuja, Chauhan Deepa

Murray G, Harvey A. Circadian rhythms and sleep in bipolar disorder. Bipolar Disord 2010: 12: 459–472. © 2010 The Authors. Journal compilation © 2010 John Wiley & Sons A/S.
http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1399-5618.2010.00843.x/full

Ganji V, Milone C, Cody MM, McCarty F, Wang YT. Serum vitamin D concentrations are related to depression in young adult US population: the Third National Health and Nutrition ExaminationSurvey. Int Arch Med. 2010 Nov 11;3:29.

Jaya, Y. et al. 2013. Bipolar Disorder In Adult. International Research Journal of Pharmacy 4(6) Diunduh dari : https://www.researchgate.net/publication/269846461_BIPOLAR_DISORDER_IN_ADULTS

 

Note:

  1. Dibuat kalimat sendiri
  2. Usahakan dibuat kalimat kurangin dibuat point kebawah jika dibutuhkan
  3. Materi diambil yang penting saja tidak semua dimasukkann
  4. Tidak usah pakai sub judul

 

 

 

— Artikel Oleh Tim Imbang Diri —

source:

American Psychiatric Association 2000, Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder, 4th Edition, Text Revision, Washington DC, American Psychiatric Association

American Psychiatric Association. (2013). DSM V (Diagnostic and Statistical Manual of Mental
Disorders V). Washington, DC : American Psychiatric Association.

BIPOLAR DISORDER IN ADULTS

Yadav Jaya*, Sharma Satish Kumar, Singh Lalit, Singh Tanuja, Chauhan Deepa

Murray G, Harvey A. Circadian rhythms and sleep in bipolar disorder. Bipolar Disord 2010: 12: 459–472. © 2010 The Authors. Journal compilation © 2010 John Wiley & Sons A/S.
http://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/j.1399-5618.2010.00843.x/full

Ganji V, Milone C, Cody MM, McCarty F, Wang YT. Serum vitamin D concentrations are related to depression in young adult US population: the Third National Health and Nutrition ExaminationSurvey. Int Arch Med. 2010 Nov 11;3:29.

Jaya, Y. et al. 2013. Bipolar Disorder In Adult. International Research Journal of Pharmacy 4(6) Diunduh dari : https://www.researchgate.net/publication/269846461_BIPOLAR_DISORDER_IN_ADULTS

4 Myths You Shouldn’t Believe About Bipolar Disorder