-ADI LUTHER L.A UNDUNG-

Saya hanyalah seorang pemimpi dari desa terpencil dan belum mampu ku capai mimpi itu, bisa dbilang sekedar bermimpi. Namun saya sangat percaya, di depan sana telah ada yang disiapkan oleh Sang Khalik. Mimpiku bukanlah menjadi Presiden, ASN, atau pegawai berjas dan berdasi, namun mimpi saya hanyalah melihat anak anak kecil dari desa terpencil berani bermimpi, dan dapat bersaing di era globalisasi yang semakin pesat, karena ada begitu banyak anak-anak daerah terpencil yang putus sekolah bahkan tidak sekolah. Ini dikarenakan bahwa tanggapan kebanyakan orang tua di daerah terpencil adalah “berpendidikan harus mengantongi uang yang begitu banyak”, tanggapan seperti inilah yang membuat anak-anak takut untuk memiliki impian, ditambah lagi bila mereka melihat keadaan ekonomi orang tua yang tidak berkecukupan, yang sebenarnya mereka mempunyai mimpi ada yang ingin menjadi dokter, guru, polisi dan lain sebagainya untuk bisa merubah kehidupan mereka di masa depan. Hal tersebut terjadi karena kurangnya informasi tentang dunia pendidikan, orang tua tidak pernah tahu bahwa ada program pemerintah untuk sekolah gratis (beasiswa), memang tidak begitu mudah untuk mwndapatkan beasiswa, tetapi semuanya kembali pada orang tua bahkan dari setiap insan yang harus terus memotivasi anak-anak untuk giat belajar. Tidak bisa dipungkiri bahwa kegigihan belajar anak-anak daerah terpencil lebih bagus dibanding anak-anak kota (ini hasil pantauan saya sendiri sih).

Oleh karena itu saya mencoba untuk berbagi informasi tentang pendidikan dan bahkan tentang adanya beasiswa, dan juga di sela sela saya berbagi informasi saya juga mengajarkan apa yang telah saya Pelajari sacara non formal (yah karena memang bukan jurusan saya ketika di bangku pendidikan), saya mengajarkan mereka Bahasa Inggris dan memberitahukan betapa pentingnya Bahasa Inggris. Hal ini memang semacam hal bodoh yang saya lakukan, karena hampir tidak pernah mereka mendapatkan Bahasa Inggris dalam pelajaran d sekolah, tetapi antusias mereka dalam menerima dan mempelajarinya membuat saya selalu semangat dalam berbagi.

Walaupun belum berhasil, sampai saat ini saya masih terus menjalankan tugas ini secara pribadi tanpa biaya (FREE), ini bukan mempublikasikan untuk minta bantuan, namun sekedar berbagi bahwa masih banyak orang” yang belum mengerti pentingnya pendidikan, dan saya mau mengajak teman” semua untuk tidak menjadi kikir dalam berbagi hal penting bagi orang lain.