Kita terjebak dalam masyarakat yang belum mengerti sepenuhnya apa itu sehat yang sebenarnya. Banyak dari kita menganggap bahwa “sehat” hanya terbatas pada kondisi fisik semata. Stigma masyarakat tentang “sehat” yang hanya sebatas fisik yang bugar, terhindar dari penyakit dan segala macamnya membuat banyak orang lalai bahwa sehat tidak selalu tentang fisik. Kita sebagai manusia mempunyai jiwa dan raga. Tidak cukup apabila kita hanya menjaga salah satunya. Kita pantas memiliki jiwa yang sehat layaknya raga yang sehat. Kesehatan jiwa atau mental memegang peran besar dalam kehidupan sehari-hari. Emosi dan tindakan kita banyak dipengaruhi oleh mental. Ketika kita memiliki mental yang baik, maka akan mudah bagi kita untuk mengontrol emosi dan tindakan.

Kita tahu bahwa mental sangat berpengaruh dalam bagaimana kita berpikir dan melakukan sebuah tindakan. Tanpa kita sadari hal tersebut seringkali terjadi di kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika Anda sedang merasa sedih Anda cenderung tidak bisa berkonsentrasi dengan baik dalam melakukan suatu pekerjaan atau ketika Anda sedang marah Anda terkadang mengambil keputusan tanpa berpikir dengan jernih karena emosi yang mempengaruhi Anda. Itu hanya sebagian kecil pengaruh mental di kehidupan kita. Pentingnya peran mental di dalam kehidupan seharusnya menyadarkan kita agar senantiasa mulai menjaganya. Mental yang sehat membuat kita lebih mudah untuk berdamai dengan diri sendiri dan menghadapi permasalahan-permasalahan yang terjadi di hidup kita. Ketika segala tindakan dan pikiran kita berada di bawah pengaruh mental yang sehat, maka kita akan lebih berhati-hati dan rasional dalam memubuat suatu keputusan. 

Kita harus menjaga mental layaknya kita menjaga tubuh kita agar tetap sehat. Untuk menjaga tubuh tetap sehat hal yang biasanya dilakukan adalah dengan menjaga pola makan, tidur yang sehat, dan berolahraga. Lalu bagaimana dengan menjaga mental kita? Apa saja yang bisa Anda lakukan untuk berada dalam pengaruh mental yang baik? Sebenarnya tidak jauh beda dengan hal-hal yang biasa dilakukan untuk menjaga agar tubuh tetap sehat. Anda bisa mulai dari menjaga pola makan, usahakan Anda selalu memberi tubuh Anda asupan yang bernutrisi. Penelitian tentang pengaruh pola makan dengan kesehatan mental yang dilakukan pada tahun 2014 oleh The Health Survey for England BMJ Open mengatakan bahwa orang-orang yang memiliki tingkat kesejahteraan tinggi adalah orang-orang yang mengonsumsi makanan sehat seperti buah dan sayuran di kehidupan sehari-hari mereka. Mental kita banyak dipengaruhi oleh kerja otak. Di sini peran nutrisi sangat penting untuk mengoptimalkan kerja otak. Otak kita perlu asupan untuk bisa menjalankan perannya seperti mengontrol pikiran, perasaan, dan respon. Pada otak kita terdapat hormon serotonin yang salah satu fungsinya yaitu untuk mengatur tingkat perasaan bahagia. Hormon ini diproduksi di saluran pencernaan. Dari sini kita bisa tahu bahwa apa yang kita makan sangat berpengaruh dengan apa yang kita akan rasakan nantinya. Untuk menjaga mental agar tetap berada di kondisi yang baik, Anda bisa mulai dengan makan makanan yang bergizi dan mengurangi makanan yang tidak sehat seperti junk food, makanan berpengawet, goreng-gorengan, dan makanan dengan kadar gula tinggi. Kandungan tidak sehat dalam makanan tersebut dapat mempengaruhi produksi hormon serotonin yang nantinya akan berpengaruh dengan bagaimana mental Anda bekerja. Maka dari itu, pola makan yang sehat sangatlah penting.

Selain asupan makanan, pola tidur juga memegang peran penting dalam menjaga kesehatan mental Anda. Masalah yang berkaitan dengan pola tidur yang sering dialami oleh kebanyakan dari kita adalah kurangnya waktu tidur. Tidur yang cukup sangat penting bagi tubuh dan mental kita. Di waktu tidurlah otak kita mereset kembali aktivitasnya untuk mempersiapkan kita menghadapi hal-hal di keesokan harinya. Kekurangan waktu tidur membuat otak kita tidak memiliki waktu untuk merecharge kembali energinya sehingga Anda akan merasa lelah dan tidak bisa mengontrol emosi serta tindakan Anda dengan baik. Dilansir dari Harvard Health Publishing, kekurangan tidur bisa berakibat pada gangguan tidur dan psikologis yang lebih kompleks seperti insomnia, gangguan kecemasan, dan depresi. Jadwal tidur bukanlah hal yang bisa Anda sepelekan begitu saja apabila ingin menjaga kesehatan mental. Hal sekecil berapa lama Anda tidur juga ternyata sangat berpengaruh dalam kesehatan mental Anda.

Selanjutnya, hal yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan mental adalah dengan melakukan hal yang Anda sukai. Misalnya memasak, membaca buku, menonton film, atau sekadar membersihkan kamar Anda. Melakukan sesuatu yang Anda sukai dapat memperbaiki mood dan membuat Anda lebih bersemangat beraktivitas sehari-hari. Melakukan hal yang Anda sukai bukanlah sesuatu yang tidak produktif atau juga membuang-buang waktu. Dengan menyisakan sedikit waktu demi melakukan kegiatan yang Anda sukai itu artinya Anda telah berkontribusi untuk menjaga kesehatan mental diri Anda.

 Yang terpenting dari upaya-upaya menjaga kesehatan mental diri Anda adalah bagaimana caranya Anda menaruh diri Anda di lingkungan yang positif. Bawa diri Anda dekat dengan orang-orang yang menebar aura positif. Jika Anda merasa bahwa orang-orang di sekitar Anda mulai membuat Anda merasa tidak lagi baik, itulah saatnya Anda harus perlahan menarik diri dari situasi yang nantinya akan membuat Anda sendiri merasa down. Kunci dari menjaga kesehatan mental ada pada diri Anda sendiri. Ketika Anda merasa semuanya mulai tidak baik-baik saja, di situlah Anda harus mulai melakukan sesuatu. Jangan ragu juga  untuk meminta pertolongan dari orang-orang terdekat Anda. Kita semua adalah manusia yang berharga, maka sayangilah diri Anda mulai dari sekarang.

Penulis: Alivia Permata Hadi