Jumat, 24 April 2020 Komunitas Imbang Diri melangsungkan kegiatan diskusi online dengan tema “How to Improve Your Mental Health During COVID-19”. Diskusi ini diisi oleh tiga pemateri dan dua diantara mereka adalah Co-Founder dari Imbang Diri. Sedikit informasi tentang Imbang Diri, adalah komunitas yang didirikan oleh tiga mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya. Mereka adalah Alshafiera Azayyana M.S dan Aisyah Faadhilah dari angkatan 2016 serta Insira Yumna Kisdianti dari angkatan 2019. Pemateri lainnya ada Muhammad Sholehuddin, S.Psi yang merupakan lulusan sarjana psikologi dari Universitas Muhammadiyah Surabaya pada tahun 2019.
Komunitas Imbang Diri didirikan pada tanggal 17 April 2020 dan berada di bawah pengawasan dokter yang beberapa dari beliau sekaligus dosen dari Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya. Visi dari Imbang Diri adalah memberikan edukasi mengenai kesehatan fisik dan mental serta pengembangan diri di Indonesia dan memiliki misi mengadakan seminar edukasi dan melakukan kegiatan sosial untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan fisik dan mental. Sehingga kegiatan diskusi online ini adalah salah satu bentuk dari program Imbang Diri sesuai misinya dan menyesuaikan dengan keadaan masyarakat sekarang di era pandemi COVID-19 sekarang ini.
Kejadian COVID-19 ini berdampak besar pada kehidupan masyarakat tidak hanya dari sisi kesehatan secara fisik namun juga merambah pada sisi kesehatan mental. Hal ini disebabkan karena COVID-19 adalah penyakit baru sehingga penerimaan dan pengertian di masyarakat masih sangat rendah. Timbulnya stigma, merupakan masalah sosial terbesar dari dampak pandemi ini. Stigma sosial ini memengaruhi keharmonisan diantara masyarakat karena adanya pandangan dan perlakuan yang kurang baik kepada seseorang atau kelompok tertentu. Selain stigma, masyarakat kini juga mulai “parno” dengan gejala penyakit yang mirip dengan gejala pasien COVID-19 sehingga menimbulkan masalah baru pada seseorang tersebut. Tuntutan melakukan pembatasan kegiatan untuk menghindari pencegahan dan penularan virus juga tidak berdampak baik pada semua orang. Banyak lapisan dan golongan masyarakat tertentu yang akhirnya menjadi terdampak COVID-19 pada kesehatan mentalnya selama masa karantina ini. Keadaan ini bisa menimbulkan keadaan stres bahkan bisa sampai mengganggu kepribadian seseorang. Dari rumusan masalah ini muncul ide untuk memberikan edukasi kepada semua lapisan masyarakat mengenai pemahaman tentang stigma, psikosomatis, dan pengaruh pandemi pada perilaku seseorang.

Diskusi online ini dikemas dengan pemaparan materi singkat oleh ketiga pemateri dan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh partisipan via meeting room di Zoom. Antusiasme partisipan terlihat dari banyaknya pertanyaan masuk yang ditujukan untuk tiap pemateri dan beberapa pertanyaan terpilih langsung ditanggapi oleh pemateri yang bersangkutan. Acara diskusi online pada Jumat malam pukul 20.00 WIB ini diikuti oleh lebih dari 70 partisipan dari berbagai daerah bahkan dari luar Pulau Jawa. Hasil rangkuman materi dan tanya jawab dari partisipan pada kesempatan ini akan dipublikasikan di instagram @imbangdiri sebagai feedback dari tim pelaksana. Harapan dari acara diskusi online pada kesempatan ini adalah partisipan dapat mengambil pesan di setiap materi yang disampaikan oleh pemateri serta menjadi bekal mereka menangani keadaan diri di tengah COVID-19 ini. Dalam beberapa waktu ke depan, Imbang Diri akan kembali mengadakan diskusi online sesi berikutnya dan beberapa kegiatan lain seperti membuat podcast dan video yang tidak akan lepas dari membahas kesehatan mental di tengah masyarakat.

Gambar : Dokumentasi saat diskusi online sedang berlangsung